Logo
SMART-Fish Indonesia

Sustainable Market Access through Responsible Trading of Fish in Indonesia

Other Information Header InformationOther Information Header Information

Sustainability Certification

Sustainability Certification Lokakarya Standard Rumput Laut MSCASC  Lokakarya Standard Rumput Laut MSC/ASC
NCTA dan pakar rumput laut SMART-Fish, Prof. Jana Anggadiredja dan sejumlah mitra SMART-Fish mengambil bagian dalam lokakarya penyusunan standar rumput laut MSC/ASC pada tanggal 11 dan 12 November 2016, di Bali. Lokakarya sepenuhnya didanai oleh MSC/ASC dan dihadiri oleh ilmuwan dari sejumlah negara Asia seperti Filipina, Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok. Partisipasi SMART-Fish dan mitra-mitranya adalah untuk memberikan kontribusi pada pengembangan standard dan menjamin kepentingan industri rumput laut Indonesia terakomodasi dalam standard tersebut.
Readmore
Sustainability Certification MSC CoC Gap Analysis workshop Bali 7 November 2016MSC CoC Gap Analysis workshop Bali 7 November 2016
The Indonesian Coastal Tuna Sustainability Alliance (ICTSA), sebuah konsorsium berbagai organisasi seperti Asosiasi Perikanan Pole & Line and Handline Indonesia (AP2HI), the International Pole and Line Foundation (IPNLF) dan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI), dengan dukungan dari SMART-Fish Indonesia Programme , menyelenggarakan sebuah Lokakarya tentang Analisa dan Tingkat Kepatuhan Pelaku Perikanan Huhate dan Pancing Ulur (handline pole and line) terkait dengan Standard Chain of Custody (CoC/Kronologi Pendokumentasian Barang Bukti) dari MSC (Marine Stewardships Council).
Readmore
Sustainability Certification SMARTFish mendukung IndoGAP CBIBSMART-Fish mendukung IndoGAP (CBIB)
SMART-Fish Indonesia mendukung Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB atau IndoGAP) (untuk berpartisipasi dalam program uji percontohan yang digagas oleh Global Sustainable Seafood Initiative (GSSI). Hal ini merupakan upaya tindak lanjut dari lokakarya yang digelar 11-12 Juni 2015 lalu di Sekolah Tinggi Perikanan (STP). Lokakarya ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta dari berbagai instansi terutama yang berasal dari KKP (Ditjen Perikanan Budidaya, Ditjen P2HP, Ditjen Karantina dan Inspeksi Badan, pusat Penelitian dan STP) yang diselenggarakan oleh UNIDO bekerjasama dengan Ditjen Budidaya dan GSSI. Lokakarya dibuka secara resmi oleh Dr. Coco Kokarkin Direktur Produksi Budidaya Perikanan, Ditjen Budidaya. GSSI diwakili oleh Herman Wisse (Program Manager) didampingi dua ahli Dr Francis Murray dari Stirling University (Inggris) dan Sally Ananya Surangpimol dari Thailand.
Readmore