Logo
SMART-Fish Indonesia

Sustainable Market Access through Responsible Trading of Fish in Indonesia

Other Information Header InformationOther Information Header Information

News & Articles

Rumput Laut – Primadona Baru

News & Articles Rumput Laut – Primadona Baru jk habibie at harteknas
Minggu kedua Agustus yang lalu adalah minggu yang sibuk bagi perkembangan dunia rumput laut Indonesia. Ada banyak kegiatan yang signifikan berlangsung dalam periode tanggal 7-10 Agustus 2017. Sebagai permulaan, Pertemuan Ilmiah Rumput Laut – atau Seaweed Scientific Meeting, yang diadakan pada tanggal 7 Agustus 2017. Dihadiri lebih dari 100 delegasi dari berbagai perusahaan dan asosiasi, kementrian, peneliti, dan juga universitas. Deputi Menteri dari Kemenko Maritim – Agung Kuswandono dan Ines Rahmania dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan pidato kunci pada pertemuan ini. SMART-Fish Indonesia membawa pakar internasional dari CEVA (Prancis) – Dr Ronan Pierre untuk mempresentasikan publikasi ilmiah tentang pengembangan produk dan inovasi rumput laut. Prof. Rokhmin Dahuri – mantan menteri KKP juga memberikan presentasi tentang inovasi guna memperkuat daya saing industri rumput laut. Dilanjuti oleh Lino Paravano – Direktur Teknis dari Java Biocolloid, yang berbagi pandangannya akan posisi dari Indonesia dalam skenario global rumput laut. Safari Aziz dari Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) turut mempresentasikan kondisi secara umum dunia industri rumput laut Indonesia terkini.
Setelah pertemuan ilmiah ini selesai, langsung dilanjuti oleh diskusi roundtable rumput laut. Diikuti oleh 50 peserta dari berbagai pemangku kepentingan, diskusi roundtable ini membahas dua topik utama: peta pembangunan industri rumput laut nasional dan pembangunan pusat inovasi rumput laut tropis. Dr Ronan Pierre (CEVA – Prancis) mempresentasikan temuan dan rekomendasinya dari hasil perjalanannya di bulan Maret 2017 yang lalu. Dia juga membagi pembelajaran dan pengalaman yang dimiliki oleh CEVA.

Pertemuan bisnis diadakan setelah kegiatan pertemuan ilmiah dan diskusi roundtable selesai, menunjukkan produk-produk baru dan inovasi. Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menunjukkan hasil temuan terbaru mereka yaitu bungkus kapsul dari bahan dasar rumput laut. Java Biocolloid mempresentasikan Phytofibre dari Gracilaria, sementara KKP menunjukkan bio-stimulant dan pupuk dari rumput laut.

Acara terbesar dan terpenting adalah peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, dimana rumput laut adalah salah satu fokus dari acara tersebut. Dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, beliau bersama mantan presiden RI BJ Habibie mengunjungi booth rumput laut untuk mengetahui perkembangan terkini dari pembangunan rumput laut. Rumput laut merupakan produk unggulan perikanan Indonesia.

News & Articles Rumput Laut – Primadona Baru
Latest News
Marketing Communication: Upaya Menaikkan Kelas Produk Perikanan
Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan SMART-Fish Indonesia telah mengenali pemasaran sebagai faktor kunci dalam membangun dunia perikanan Indonesia. Konsumsi ikan domestik Indonesia per kapita masih rendah, dan Indonesia pun berjibaku dalam persaingan pasar global. Kondisi inil mendorong KKP dan SMART-Fish Indonesia mengadakan workshop akan marketing communication untuk produk seafood dan rumput laut.
INSPIRed Light: Sebuah Usaha Meningkatkan Produktivitas dan Keterlacakan
Produktivitas dan keterlacakan adalah dua hal penting yang dibutuhkan untuk bersaing di kancah global. Tahun lalu SMART-Fish Indonesia telah memperkenalkan sebuah alat untuk mengukur kedua hal tersebut. Namun perkembangkannya kurang baik dimana ada beberapa kendala untuk dapat mengaplikasikannya. Kini ahli keterlacakan kami – Dr. Heiner Lehr kembali datang ke Indonesia untuk memperlajari situasi dan memodifikasi INSPIRed agar dapat dipergunakan.
Workshop Standard Operating Procedures (SOP) untuk Least Cost Formulation
Ada 25 orang peserta datang dari berbagai direktorat di Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menghadiri workshop satu hari guna mendiskusikan standard operating procedures (SOP) untuk Least Cost Formulation (LCF) dalam produksi pakan ikan Patin skala kecil dan metode produktif untuk budidaya rumput laut Gracilaria dan Cottonii. Bertindak sebagai fasilitator workshop ini adalah para pakar SMART-Fish Indonesia, yaitu Prof Jana Anggadiredja, Dr. Nur Bambang Priyo Utomo, dan Ir. Imza Hermawan.