SMART-Fish Berbagi Trik Produktivitas Website Hingga SEO

Apakah tampilan website kita ‘catchy’ bagi Google? Sehingga website kita akan ada di urutan atas atau bahkan teratas di peringkat pencarian kata kunci. Misalnya, ketika seseorang mencari kata kunci “ganteng” atau “keren” dan abrakadabra, muncullah nama website kita paling atas. Bila itu terjadi, maka cara website management kita sudah bagus. Tentunya, website management seperti itu membutuhkan cara bahkan trik tersendiri.

Konsultan internet dari Globally Cool, Belanda, Herre Visser mengatakan yang wajib diutamakan adalah apakah website kita sudah seiring sejalan dengan tren yang ada saat ini? Tentunya tren yang baik. Dengan begitu, peringkat website kita pasti akan naik. Herre mengungkapkan, bahwa tren saat ini, salah satunya adalah mobile version. Sehingga website yang akan menjadi incaran Google adalah yang versi mobile-nya juga bagus dan mudah dijelajahi.

“Tak cukup hanya kelihatan bagus di versi desktop (versi tampilan komputer atau laptop) tapi harus bagus di versi mobile. Itu yang paling utama, versi desktop sudah bukan yang utama lagi,” ungkap Herre Visser. Yang lainnya yang, juga ikut memengaruhi adalah konten (isi) website -termasuk post, judul, hingga tautan-tautan dari konten, dan sebagainya. Memang banyak yang harus diperhatikan.

Kata kunci

Google sebagai laman terbesar di dunia, yang mampu menganalisis dan memeringkatkan potensi sebuah website, salah satunya sangat-sangat mempertimbangkan kata kunci. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang tertentu, maka website-nya pun harus sering mengaitkan kata kunci di bidangnya. Dengan kata kunci yang tepat dan mudah digunakan secara umum, maka semakin sering ditemukan oleh Google dan akan memudahkan proses search engine optimizer (SEO) bagi Google.

Pada akhirnya, website kita akan menjadi terkenal, dan kemudian, reputasi perusahaan kita semakin dikenali. Misalnya perusahaan pengolahan ikan patin, maka kata kunci yang dapat berkaitan adalah “patin, pangasius, perikanan, pakan, ikan, bahari, seafood”, bahkan mungkin juga “Vietnam, haji, Arab” dan sebagainya, yang sedang tren dengan ikan patin.

Pokoknya, kata Herre, sering-seringlah menyebut kata kunci di dalam artikel website. Dan lebih bagus lagi bila kata kunci itu dibuat terhubung dengan website lainnya dengan pola hyperlink, sehingga interaksi website kita menjadi semakin tinggi.

Selanjutnya, gunakan struktur kalimat yang jelas. “Bila perlu dibikin per sektor dengan bullets (titik), dash (garis-garis), atau numbering (penomoran), saat kita membicarakan sebuah topik,” ungkap Herre Visser, konsultan IT yang telah berkecimpung di bidang website selama 20 tahun itu.

Atau, lanjutnya, bisa juga dengan pola header atau heading article sehingga fokus pembahasan saling sambung menyambung dan jelas satu sama lain. Jangan membahas tentang, misalnya, makan ikan pada paragraf pertama, lalu paragraf kedua membahas tentang penjualan obat bius, sehingga keduanya tidak akan saling menyambung dalam hal heading articles.

Buatlah, misalnya, paragraf pertama membahas tentang ikan patin yang sehat dan paragraf kedua tentang pakan ikan patin yang baik. Sehingga ketika keduanya dibuat menjadi pola heading, maka akan saling berkaitan dan berkesinambungan dalam satu satuan pembahasan. Inilah yang pada akhirnya membuat website kita bisa bersaing secara baik dalam hal kualitas konten, dengan website yang lain.

Jarang posting

Selanjutnya apakah website kita penting bai Google? Itu tergantung dari sering atau tidaknya kita memposting atau memperbarui isi website. Herre mengatakan bahwa semakin kita jarang memperbarui isi website, maka semakin tenggelam peringkat website kita. “Google sebagai web pemeringkat dan analitik di dunia, akan menganggap ‘remeh’ website Anda, bila web tersebut jarang aktif,” jelasnya.

Semakin website kita aktif, semakin sering terjadi proses upload. Google pun akan sering mendatangi website kita dan melakukan analisis. Selanjutnya, tinggal mendorong konten (isi, red) posting. Di sinilah letak kompetisi selanjutnya, yaitu beradu kualitas konten. Herre menyarankan agar tim website, memiliki seorang content creator yang andal. Karena dialah prajurit cyber army yang berjuang berkompetisi konten dengan website lainnya.