Keywords dan Sinambung Kata

Dalam membuat artikel, yang menjadi perhatian bagi Google -laman terbesar di dunia yang mampu menganalisis dan memeringkatkan potensi sebuah website, salah satunya adalah kata kunci. Bila sebuah perusahaan bergerak di bidang tertentu, maka website-nya pun harus sering mengaitkan kata kunci di bidangnya.

Dengan kata kunci yang tepat dan mudah digunakan secara umum, maka semakin sering ditemukan oleh Google dan akan memudahkan proses search engine optimizer (SEO) bagi Google. Pada akhirnya, website kita akan menjadi terkenal, dan kemudian, reputasi perusahaan kita semakin dikenali.

Misalnya perusahaan pengolahan ikan patin, maka kata kunci yang dapat berkaitan adalah “patin, pangasius, perikanan, pakan, ikan, bahari, seafood”, dan sebagainya. Sering-seringlah menyebut kata kunci di dalam artikel website. Dan lebih bagus lagi bila kata kunci itu dibuat terhubung dengan website lainnya dengan pola hyperlink, sehingga interaksi website kita menjadi semakin tinggi.

Herre Visser saat menjelaskan tentang SEO

Selanjutnya, gunakan struktur kalimat yang jelas. “Bila perlu dibikin per sektor dengan bullets (titik), dash (garis-garis), atau numbering (penomoran), saat kita membicarakan sebuah topik,” ungkap konsultan website SMART-Fish,Herre A. Visser dari Belanda.

Atau, lanjutnya, bisa juga dengan pola header atau heading article sehingga fokus pembahasan saling sambung menyambung dan jelas satu sama lain. Jangan membahas tentang, misalnya, makan ikan pada paragraf pertama, lalu paragraf kedua membahas tentang penjualan obat bius, sehingga keduanya tidak akan saling menyambung dalam hal heading articles.

Buatlah, misalnya, paragraf pertama membahas tentang ikan patin yang sehat dan paragraf kedua tentang pakan ikan patin yang baik. Sehingga ketika keduanya dibuat menjadi pola heading, maka akan saling berkaitan dan berkesinambungan dalam satu satuan pembahasan.